Tahun 2025 menjadi perjalanan penuh makna bagi Prodi Kedokteran Jiwa FK Undip. Sepanjang tahun ini, berbagai kegiatan pendidikan, pelayanan klinis, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan sebagai wujud komitmen dalam pengembangan kesehatan jiwa yang berkelanjutan. Setiap proses pembelajaran, diskusi ilmiah, pelayanan kepada pasien hingga kegiatan sosial menjadi bagian dari upaya membentuk Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai empati serta kemanusiaan. Tidak hanya menumbuhkan kompetensi akademik dan klinis tetapi juga membangun karakter, kolaborasi dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.

Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh Dosen, Residen, Tenaga Kependidikan, Alumni, serta mitra jejaring yang telah berkontribusi dan berjalan bersama sepanjang tahun 2025. Kebersamaan, kerja keras, dan dedikasi seluruh civitas akademika menjadi fondasi utama dalam setiap capaian yang diraih. Melalui rekap ini, kami meneguhkan kembali semangat untuk terus belajar, melayani dan berkontribusi demi kesehatan jiwa yang lebih baik. Langkah ini akan terus berlanjut, menyongsong masa depan dengan harapan, profesionalisme, dan kepedulian.

  • Building Capacity

Mahasiswa PPDS Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro turut berpartisipasi dalam kegiatan Character Building PPDS dan PPDSS dengan tema “PPDS dan PPDSS yang Bermartabat dan Bermanfaat Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro pada 4 Januari 2025 di Muladi Dome, Gedung Serbaguna Universitas Diponegoro dan bertujuan untuk memperkuat nilai karakter, profesionalisme, dan etika sebagai bekal bagi PPDS dan PPDSS dalam menjalankan peran sebagai tenaga medis yang kompeten dan berintegritas.

Partisipasi ini mencerminkan komitmen PPDS Kedokteran Jiwa Undip dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan berkarakter menuju terwujudnya Indonesia Emas.

  • Kumpul Ramadhan

Rangkaian di bulan ramadhan diisi dengan kegiatan buka puasa bersama. Hal ini merupakan momentum penting bagi keluarga besar Prodi Kedokteran Jiwa FK Undip untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh solidaritas antar sejawat di tengah dedikasi profesi. Melalui semangat kebersamaan dan ketulusan untuk saling memaafkan, pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat dukungan emosional dan sinergi kolektif demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa yang berkelanjutan.

  • Halal Bi Halal & Lepas Sambut Angkatan 81

Berbalut hangatnya suasana silaturahmi, acara Halal Bihalal kali ini terasa semakin istimewa karena dirangkai dengan momen penting Lepas Sambut Angkatan 81. Di tengah jabat tangan erat untuk saling memaafkan, pada momen ini juga turut merayakan keberhasilan para lulusan PPDS Kedokteran Jiwa yang telah sukses menjadi dokter spesialis Kedokteran Jiwa, sekaligus membukakan pintu selebar-lebarnya bagi Angkatan 81 untuk bergabung dan bertumbuh di rumah kedua ini. Perpaduan antara rasa syukur, perpisahan yang manis, dan sambutan hangat ini diharapkan mampu memperkuat ikatan persaudaraan dalam menjalani dinamika pendidikan. Semoga keberkahan menyertai langkah pengabdian para alumni baru, dan semangat baja senantiasa tumbuh di hati rekan-rekan PPDS untuk meneruskan tradisi keilmuan.

  • National Board Examination & CBT PPDS Psikiatri

Pelaksanaan National Board Examination (NBE) PPDS Kedokteran Jiwa merupakan momentum krusial yang menguji kedalaman empati, ketajaman klinis, serta penguasaan keilmuan seorang residen sebelum akhirnya dinyatakan kompeten sebagai psikiater. Sepanjang rangkaian ujian yang komprehensif ini, setiap kandidat ditantang untuk menunjukkan kemahiran dalam melakukan wawancara psikiatri yang terstruktur, menegakkan diagnosis multidimensional yang akurat, hingga menyusun strategi tata laksana psikofarmaka dan psikoterapi yang holistik bagi pasien.

Momen ini bukan sekadar evaluasi teknis medis, melainkan sebuah pembuktian dedikasi dan kesiapan mental untuk mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan jiwa masyarakat, hingga akhirnya gelar spesialis yang dinantikan menjadi simbol resmi bahwa mereka telah siap mengabdi di garda depan pelayanan kedokteran jiwa nasional.

  • Kuliah Tamu – Visiting Profesor Online – Visiting Profesor Offline

Program Studi Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) Semarang menyelenggarakan kuliah tamu internasional pada Kamis, 3 Juli 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Ethics in Psychiatry” dan diikuti oleh seluruh peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Jiwa. Kuliah tamu menghadirkan narasumber dari Harvard Medical School, yaitu: Rebecca Brendel, MD, JD, Hajung Lee, PhD, JD, MBE, Prof. Roger Yat-Nork Chung, Dr. Tan Hui Siu, dan Rennie Burke, MD, MA, MBE.

Dalam sesi ini, para narasumber membahas berbagai isu etik yang relevan dalam praktik psikiatri modern, mulai dari pengambilan keputusan klinis, hak dan otonomi pasien, kerahasiaan medis, hingga tantangan etik dalam layanan kesehatan jiwa di era global. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta PPDS Kedokteran Jiwa. Melalui kuliah tamu ini, diharapkan peserta memperoleh wawasan baru dan perspektif internasional mengenai pentingnya penerapan prinsip etika dalam praktik psikiatri sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Prodi Kedokteran Jiwa FK Undip dalam memperkuat jejaring akademik internasional serta meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme calon psikiater.

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (UNDIP) berkolaborasi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) sukses menyelenggarakan kuliah tamu internasional bertajuk “Grand Rounds Psychotherapy Lecturer” pada 18 September 2025. Bertempat di RSUP Dr. Kariadi Semarang, kegiatan ini menghadirkan pakar lintas negara, yaitu Assoc. Prof. Dr. Wan Salwina Wan Ismail dan Dr. Natalia Dewi Wardani, dr., Sp.K.J. (K)., untuk membedah perkembangan terkini dalam dunia psikoterapi.

Melalui diskusi kasus dan presentasi interaktif, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para klinisi untuk memperdalam kompetensi klinis mereka. Selain sebagai ajang berbagi ilmu, forum ini juga memperkuat sinergi akademik antarnegara yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa di tingkat internasional.

FK UNDIP juga sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Visiting Professor bertajuk “Strengthening Research Collaboration in Consultation-Liaison Psychiatry: Bridging Stigma, Access and Psycho-oncology” pada 19-21 November 2025. Acara yang berlangsung di Dekanat Lama FK UNDIP dan RS Kariadi ini merupakan kolaborasi internasional yang menghadirkan pakar dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), seperti Prof. Dr. Nik Ruzyanei Binti Nik Jaafar dan Assoc. Prof. Dr. Wan Salwina Wan Ismail, berdampingan dengan para ahli dari UNDIP termasuk Dr. Alifiati Fitrikasari, dr., Sp.K.J., Subsp. K.L (K) dan Dr. Natalia Dewi Wardani, dr., Sp.K.J.(K). Fokus utama kegiatan ini adalah untuk memperkuat jaringan penelitian di bidang Consultation-Liaison Psychiatry dengan penekanan khusus pada isu stigma serta perawatan psiko-onkologi.

Selama tiga hari intensif, para peserta mengikuti berbagai agenda mulai dari kuliah umum mengenai adaptasi budaya dalam intervensi psikologis hingga workshop metodologi penelitian multisenter. Selain pemaparan materi, acara ini juga memfasilitasi presentasi kasus klinis dari kedua universitas serta diskusi mendalam mengenai teknik menyampaikan berita buruk (breaking bad news) dan perawatan paliatif. Acara ini dipandu oleh MC dr. Isna Nabilla dan dr. Muhammad Emeraldy, moderator dr. Try Kurniawan serta presenter dr. Syamsuddin Bin Faruok dan dr. Prihatini Ismonita Pasca Secioria. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah berbagi ilmu pengetahuan terkini, tetapi juga langkah nyata dalam menjembatani akses layanan kesehatan mental yang lebih inklusif dan berkualitas di kancah global.

  • ⁠Joglosemar

Prodi Kedokteran Jiwa FK Undip aktif dalam Pertemuan Ilmiah PDSKJI Regional Joglosemar, acara rutin mingguan bagi psikiater dan PPDS Psikiatri di wilayah Jogja, Solo, dan Semarang. Dalam kegiatan tersebut menyoroti tema pendekatan holistik dan spiritual dalam psikiatri, serta elektrofisiologi, dengan seminar, diskusi panel, dan workshop. Civitas akademika FK Undip berpartisipasi dalam acara ini, mempererat kolaborasi dan memperkaya ilmu, serta menunjukkan dukungan mereka terhadap perkembangan kesehatan jiwa.

  • Lepas sambut Angkatan 82

Suasana haru dan bangga menyelimuti acara Lepas Sambut kali ini, sebuah perayaan untuk melepas para lulusan PPDS Kedokteran Jiwa yang telah sukses menaklukkan Ujian Kompetensi dan menuju pengabdian nyata kepada masyarakat sebagai dokter spesialis kedokteran jiwa. Acara ini juga sekaligus menyambut hangat Angkatan 82 sebagai energi baru di keluarga Prodi Kedokteran Jiwa FK Undip. Momen ini menjadi simbol regenerasi yang kuat; mengantar para psikiater baru untuk segera mengabdi pada negeri, sembari menyerahkan tongkat estafet perjuangan kepada residen baru agar siap ditempa dan meneruskan perjuangan.

Selamat mengamalkan ilmu dengan integritas tinggi bagi para lulusan terbaik, semoga kebersamaan ini menjadi fondasi yang kokoh dalam menjalani dinamika pendidikan spesialis ke depannya.

  • Pemilihan Chief of the Chief

Pemilihan Chief of the Chief PPDS dan Wakil Chief PPDS Kedokteran Jiwa menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan dokter spesialis. Acara ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan penanda berlanjutnya amanah kepemimpinan, tanggung jawab, serta komitmen bersama dalam menjaga mutu pendidikan dan iklim akademik yang sehat.

Apresiasi mendalam disampaikan kepada dr. Teguh dan dr. Marcella atas dedikasi, keteladanan, serta profesionalisme mereka selama menjabat sebagai Chief dan Wakil Chief Residen Kedokteran Jiwa Undip. Estafet kepemimpinan kini resmi dilanjutkan oleh dr. Aldy sebagai Chief Residen dan dr. Awan sebagai Wakil Chief Residen, dengan harapan besar agar keduanya mampu menghadirkan inovasi, melanjutkan program strategis, serta menjadi figur yang menguatkan solidaritas seluruh residen.

  • Special Performance: Dignity Band 

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro secara resmi menyambut kedatangan mahasiswa baru FK UNDIP tahun akademik 2025/2026. Acara tahun ini terasa begitu istimewa dan penuh kehangatan berkat penampilan memukau dari Dignity Band, grup musik kebanggaan Program Studi Kedokteran Jiwa yang sukses menghidupkan suasana panggung. Melalui harmoni nada yang dibawakan, para residen psikiatri ini membuktikan bahwa dedikasi mereka tidak hanya terbatas pada ruang terapi dan bangsal rumah sakit, tetapi juga terpancar melalui kreativitas seni yang mampu menyatukan seluruh civitas akademika. Penampilan Dignity Band menjadi representasi nyata dari keseimbangan antara kesejahteraan mental dan ekspresi diri, mengingatkan kita semua bahwa di balik rutinitas medis yang padat, selalu ada ruang untuk ritme dan melodi yang menyembuhkan jiwa.

Dignity Band juga turut sukses mengguncang panggung ArtWard 2025 dengan aksi musikal yang penuh energi, membuktikan bahwa para dokter dan residen kedokteran jiwa tidak hanya piawai dalam klinis tetapi juga terampil dalam kesenian. Partisipasi ini menjadi bukti nyata dukungan Psikiatri Undip dalam memeriahkan apresiasi seni di lingkungan fakultas, sekaligus mempererat keakraban antar-civitas akademika melalui bahasa universal musik yang mereka bawakan.

  • Karnaval Dies Natalis & Medicarun

Keluarga besar Prodi Kedokteran Jiwa FK Undip berpartisipasi aktif dalam rangkaian Dies Natalis FK Undip melalui integrasi kegiatan seni dan olahraga, mulai dari kemeriahan Karnaval hingga semangat sportivitas di Medica Run. Keterlibatan ini mencerminkan komitmen terhadap keseimbangan kesehatan fisik dan mental, sekaligus memperkuat solidaritas serta eksistensi residen dalam dinamika civitas akademika. Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi dan gaya hidup sehat merupakan fondasi penting dalam mendukung dedikasi di bidang kesehatan jiwa.

  • Lokakarya Visi Misi Prodi Kedokteran Jiwa Undip

Lokakarya Visi Misi Prodi Kedokteran Jiwa Undip adalah kegiatan akademik–institusional yang bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman, komitmen, dan arah gerak seluruh civitas akademika terhadap visi dan misi Universitas Diponegoro (Undip). Lokakarya ini menjadi ruang diskusi dan refleksi bersama untuk menerjemahkan visi dan misi Undip ke dalam kebijakan, program kerja, serta praktik pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui lokakarya ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, penguatan nilai-nilai institusional, serta strategi implementasi yang berkelanjutan sesuai dengan tantangan zaman.

  • Pengabdian Masyarakat: Forest Therapy & D-DART Action

Program Studi Kedokteran Jiwa Universitas Diponegoro, bekerja sama dengan ChildFund International, melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka perancangan program health tourism berbasis kesehatan jiwa melalui pendekatan forest therapy. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 19 April 2025, bertempat di SD Negeri 02 Wonosari dan Kawasan Hutan Mangkang, Kota Semarang.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Program Studi Kedokteran Jiwa Universitas Diponegoro berupaya mengembangkan inovasi health tourism yang berbasis bukti, berorientasi pada kesehatan jiwa komunitas, serta mendukung penguatan peran akademik dalam pengembangan layanan kesehatan mental yang holistik dan berkelanjutan.

Program Studi Kedokteran Jiwa FK Undip turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan D-DART (Diponegoro Disaster Assistance Response Team) di Sumatera Barat, membawa pesan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga tentang merawat jiwa. Dalam misi yang berlangsung pada Desember 2025 ini, tim medis bergerak dalam dua gelombang (Batch III dan IV) menyisir wilayah terdampak seperti Maninjau, Palembayan, hingga Kabupaten Agam. Misi ini berfokus pada Psychological First Aid (PFA), layanan poli psikiatri untuk gangguan kecemasan dan depresi, serta memastikan akses obat bagi Orang Dengan Skizofrenia (ODS) di daerah yang terisolasi infrastrukturnya.

Estafet pelayanan yang diawali oleh dr. Emeraldy kemudian dilanjutkan oleh dr. Satya dengan pendekatan yang menyentuh aspek medis, psikososial, hingga spiritual. Tim tidak hanya membuka posko kesehatan, tetapi juga aktif melakukan kunjungan rumah (home visit) untuk memberikan dukungan emosional mendalam bagi lansia dan terapi bermain bagi anak-anak. Melalui pembagian nutrisi, obat-obatan, modul psikososial, hingga alat ibadah, D-DART FK Undip berkomitmen untuk menguatkan resiliensi dan merajut kembali harapan para penyintas di Ranah Minang agar dapat bangkit secara mandiri.

  • Kompetisi Poster dan Karya Ilmiah

Program Studi Kedokteran Jiwa Universitas Diponegoro terus menunjukkan eksistensinya melalui partisipasi aktif para residen dalam kompetisi karya ilmiah di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Langkah strategis ini merupakan upaya kolektif untuk mendalami dinamika kesehatan jiwa yang terus berkembang pesat secara global. Partisipasi dalam berbagai simposium bergengsi ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang pertukaran ilmu, tetapi juga menjadi wadah bagi para residen untuk mempresentasikan hasil riset orisinal di hadapan dewan pakar dan klinisi lintas negara.

Di tengah padatnya jadwal pelayanan klinis, dedikasi para residen dalam menyusun riset berkualitas tinggi telah membuahkan hasil yang membanggakan dengan diraihnya berbagai predikat juara. Keberhasilan memenangkan kompetisi poster ilmiah ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen terhadap penerapan evidence-based medicine yang unggul. Pencapaian prestasi tersebut membuktikan bahwa kualitas pemikiran kritis dan metodologi riset yang dikembangkan di lingkungan Undip mampu bersaing dan diakui secara luas.

Lebih dari sekadar memenangkan kompetisi, partisipasi ini menjadi ruang krusial untuk mengasah ketajaman analisis serta memperluas jejaring profesional yang esensial di era globalisasi. Interaksi strategis dengan para sejawat dari institusi dalam negeri hingga mancanegara memungkinkan terjadinya transfer pengetahuan yang akan berdampak langsung pada kualitas inovasi ilmu kedokteran jiwa di Indonesia. Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa Residen Kedokteran Jiwa Undip memiliki kompetensi yang mumpuni dalam menjembatani teori akademis dengan praktik klinis yang kompleks.

Pada akhirnya, keberhasilan meraih juara di berbagai jenjang kompetisi ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi dalam memajukan standar pelayanan kesehatan mental. Program Studi Kedokteran Jiwa Undip berkomitmen untuk senantiasa mendukung setiap upaya pengembangan riset yang berdampak pada kesejahteraan pasien. Dengan mengintegrasikan semangat juara dan integritas ilmiah, kami terus bergerak maju dalam mencetak spesialis kedokteran jiwa yang unggul, kompetitif, dan berwawasan global.